Tentang arnisabuya

Perempuan yang tidak bisa diam, itulah saya! traveling adalah hobby saya bukan passion saya. Karena dengan traveling saya menemukan passion saya. Skill saya terasah dengan traveling, saya bertemu penduduk setempat dan mendapatkan ide membuat ini itu (jadilah @Sabuyaroom) dan dengan traveling saya mendapatkan pelajaran bermakna bagi hidup saya (www.tamanbacapesisir.com). Intinya saya doyan makan dan berantakin dapur juga. Yuk, kita share hal positif dari traveling :)

Kece pakai Kain Nusantara

Gambar

Meskipun belakangan ini kain Nusantara banyak dipromosikan tetapi masih banyak perempuan yang merasa enggan menggunakannya. Beberapa alasannya adalah khawatir terlihat kuno, tidak stylish, atau sulit dipadupadankan. Saya punya pengalaman, dokter kecantikan saya dulu bilang, “ih, pake batik? makasih ya nggak banget. Batik itu daster nggak ada cantik-cantiknya.” Dan seketika saya minta ganti dokter. Cinta akan bangsa bukan hanya sekedar sebuah kata-kata tapi bagaimana aksi kamu dalam mencintai bangsa kamu.
Idealis saya dituangkan melalui Sabuya Room, sebuah kecintaan saya akan gaya etnik dan Kain Nusantara Indonesia yang dituangkan dalam beberapa bentuk produk. Awalnya saya hanya mengkoleksi kain dari beberapa daerah yang saya kunjungi dan saya gunakan sendiri tapi setelah dilihat-lihat kenapa juga nggak saya tularkan energi etnik Indonesia ini ya biar semakin banyak yang suka dengan etniknya Indonesia.
Apa sih ciri khas Sabuya Room?
IMG_2744Tenun. Di Sabuya Room tenun dari berbagai tanah Indonesia di aplikasikan dalam sebuah design pakaian yang seringkali di kombinasikan dengan lurik, batik, ulos, jumputan, shibori, sasirangan, dan banyak lainnya.
Bisa dilihat dress tenun ini yang merupakan perpaduan dari Tenun Jepara dengan Tenun Kalimantan serta diberi sedikit pemanis dengan Lurik Yogya. Saya memberi nama Kaimana Dress, kaimana terinspirasi dari sebuah pantai cantik di daerah Papua Barat yang memiliki perbatasan langsung antara bukit dan pantai.
IMG_2750 Semua nama jenis produk di Sabuya Room menggunakan nama Pantai, Gunung hingga Sungai yang ada di Indonesia. Mengapa? Agar para konsumen terbiasa tahu akan tempat-tempat indah yang Indonesia miliki sehingga mereka penasaran ingin berkunjung kesana.
IMG_2746Untuk kamu yang suka gaya casual, modis dan tetep etnik bisa coba padupadankan Ndrini Outer ini dengan semi boots. Atau gaya casual lainnya yang lebih santai ada Tawangmangu Top, yaitu perpaduan batik Bali, Lurik Yogya dan shibori.
IMG_2743Gaya apapun kamu bisa loh di aplikasikan dengan unsur Kain Nusantara. Berani tampil beda? coba aja gaya ethnic Indonesia, dijamin KECE!
IMG_2668
Iklan

Siap memanjakan lidah dengan semua hidangan Tuna di Gorontalo

Galeri

Galeri ini berisi 12 foto.

Hulalaaaaa…. Tibalah saya di Gorontalo, pertanyaan yang pertama saya sampai disini adalah makan enak Gorontalo dimana? Mari kita makannnnn…. RM Lim Mami, rumah makan dengan prasmanan bisa ambil sendiri sesuka hati. Isinya seperti warteg tapi sambalnya maknyussss! sate tuna dan … Baca lebih lanjut

DIVING WITH THE GENTLE GIANTS: WHALE SHARK GORONTALO

Galeri

Galeri ini berisi 7 foto.

Pagi ini pintu kamar penginapan saya diketuk jam 05:00 WITA, itu tandanya saya dan teman-teman saya sudah dijemput oleh Mas Yunan, guide perjalanan kami untuk berangkat mengarungi lautan indah di Gorontalo. Pagi ini adalah dive kedua setelah tiba di Gorontalo … Baca lebih lanjut

9 Things To Do in Tinabo Island (Takabonerate)

Taman Nasional Takabonerate adalah objek wisata nasional bahari natural yang berada di kepulauan ujung paling selatan di Sulawesi Selatan, Indonesia. Keindahan pantai dengan pesona alam bawah lautnya, menjadikan Takabonarate terkenal hingga ke mancanegara. Dengan 21 gugusan pulau, Tinabo menjadi pulau utama di Takabonerate.

IMG-20150524-WA0015Ada beberapa hal yang dapat dilakukan di Pulau Tinabo, since this is a very beautiful place to be and these will make your trip even more memorable..

    1. Bermain di pantai bersama baby shark

Mendengar nama hiu saja sudah bikin takut, tapi beda ceritanya di Takabonerate. Pantai disana menjadi habitatnya bayi hiu, kita bisa langsung bermain air dan berenang bersama bayi hiu yang besarnya sebesar lengan orang dewasa. Bukan hanya ada satu ekor tapi segerombol bayi hiu bisa mengelilingi kita ketika bermain di pantai sedalam lutut orang dewasa.

IMG_20150518_130723IMG-20150517-WA0058

 2. Snorkeling

Bila ingin merasakan surganya bawah laut Takabonerate, kita bisa mulai dengan ber-snorkeling. Walaupun dengan ber-snorkeling kita sudah bisa menikmati dunia bawah laut Takabonerate dengan indahnya, beraneka ragam flora dan fauna bawah laut menjadi pemandangan kita selama snorkeling. Snorkeling biasa dilakukan di bagian pesisir pantai, bila beruntung kita akan bertemu lobster atau penyu saat snorkeling.

IMG_20150523_105140IMG_4745           3. Scuba Diving

Bagi pecinta keindahan bawah laut, Takabonerate harus masuk dalam list “wajib kunjung menyelam”. Mengapa wajib? Takabonerate diakui menjadi karang atol ketiga terbesar di dunia, jadi tidak perlu dipertanyakan bagaimana indahnya bawah laut Takabonerate. Ketika saya menyelam disini, saya sering bertemu hiu pada kedalaman 20 – 27 meter. Hiu sekitar 2 – 3 meter dengan santainya melitas tepat dibawah kaki saya. Gak percaya? Datang deh ke Takabonerate untuk buktikan sendiri.

IMG_20150518_010030

Lagi nungguin Morray Eel keluar dari sarangnya

IMG_20150516_234448 IMG_20150517_000958

      4. Belajar menyelam (Discovery diving)

Bagi yang sudah cukup bermain air dengan snorkeling bisa mencoba discovery diving. Di Takabonerate disediakan dengan gratis bagi wisatawan yang ingin belajar menyelam. Mulai dari pengenalan alat, teori sampai diajak langsung menyelam ke laut. Jadi semakin cinta akan bawah laut kan?

IMG-20150519-WA0023

 

 

IMG-20150519-WA0053 IMG_9988   5. Spearfishing

Olahraga ini patut dicoba, Spearfishing termasuk olahraga ekstrem karena seorang Spearo (sebutan untuk penembak ikan) harus memiliki pengendalian diri dan keterampilan yang sangat baik di dalam air. Spearfishing adalah penyelaman tanpa alat bantu bernafas dengan dilengkapi senjata panah untuk menembak ikan di dalam laut. Seru kan, coba deh!

Picture by Ryan Simahardy

Picture by Ryan Simahardy

   6. Canoeing (bermain kano)

Bermain kano di pantai merupakan salah satu aktivitas yang biasa kita lakukan, hanya saja di Pulau Tinabo ini bermain kano dengan dikelilingi baby shark menjadi hal yang tidak biasa, penasaran sensasi bermain kano dengan baby shark?

IMG-20150519-WA0033
IMG-20150518-WA0027

   7. Camping

Camping di pantai? Pasti seru membayangkannya, tapi bukan hanya sekedar membayangkan saja ini benar-benar seru loh! Penginapan di Pulau Tinabo masih dibilang terbatas, bila jumlah wisatawan cukup banyak maka salah satunya dengan campaign. Sejauh mata memandang adalah pantai, camping di pantai? Kenapa nggak..

 IMG_20150519_121322   8. Menanam Pohon

Menanam pohon di hutan? Di kebun atau halaman? Ah, terlalu mainstream. Di Pulau Tinabo para wisatawan diberikan kesempatan untuk menanam pohon cemara laut, pohon ini merupakan aksi peduli para wisatawan yang datang ke Takabonerate. Menikmati alam dan menjaganya, itu harus selalu menjadi prinsip bagi para wisatawan. Yuk, beraksi agar liburan kalian lebih bermakna.

 IMG_20150516_071200IMG_20150516_071808   9. Bermain, bermain dan bermain

Sudah menjadi kebiasaan bila berlibur dengan teman-teman, cara mengisi waktu kosong dengan ide-ide liar yang kadang tak lazim. Seperti halnya yang saya dan teman-teman lakukan ketika malam tiba, kami bermain Benteng, lampion dan samgong. Ayo bermain sebelum lampu mati jam 12 malam ya!

IMG-20150519-WA0056

IMG_20150514_224753 IMG_20150514_230642

Surga bawah laut di Ujung Sulawesi Selatan, Takabonerate

Galeri

Galeri ini berisi 11 foto.

Bagi hobi menyelam di lautan Indonesia pasti tahu Takabonerate, dengan keunggulannya sebagai karang atol terbesar ketiga dunia menjadikan tempat ini wajib kunjung bagi para diver. Seperti yang sudah saya sampaikan pada artikel sebelumnya  bahwa Takabonerate memiliki biodiversitas biota dan terumbu karang … Baca lebih lanjut

Sensasi perjalanan menuju Takabonerate

Galeri

Galeri ini berisi 24 foto.

Indonesia memang tersohor dengan pemandangan bawah air yang menakjubkan. Ayo sebutkan tempat favorit kalian bila menikmati kehidupan bawah air, dimana saja? Komodo? Raja Ampat? Atau Wakatobi? Ini jawaban yang terlalu mainstream, pernah mendengar Taman Nasional Takabonerate? Mungkin masih asing terdengar … Baca lebih lanjut

Pulau Menjangan : Keindahan bawah laut di barat Pulau Bali

Gambar

Selamat Datang di Pulau Menjangan

Selamat Datang di Pulau Menjangan

Pulau menjangan Bali merupakan salah satu tempat yang wajib di kunjungi bagi pecinta Snorkeling dan Diving di Bali. Letaknya di Taman Nasional Bali Barat ( TNBB ) Perbatasan antara Jembrana dan buleleng, 15 KM dari pelabuhan Gilimanuk. Untuk menyebrang ke pulau menjangan kita menuju dermaga banyuwedang, dari banyuwedang menggunakan kapal boat menuju ke Spot snorkeling pulau menjangan estimasinya 30-40menit, 1 kapal boat muat untuk 10 orang peserta. Pada perjalanan kalil ini saya mengambil rute dari Kuta, kurang lebih sekitar 150 KM jarak tempuhnya dengan 3 jam perjalanan.

IMG_3261

Pulau Menjangan sendiri merupakan gugusan pulau paling barat dari pulau Bali. Pulau kecil ini merupakan tempat tinggal hewan hampir punah bernama Menjangan atau lebih dikenal dengan kijang. Pulau ini dikeliling oleh banyak titik snorkeling yang kaya akan berbagai macam terumbu karang, jutaan jenis ikan, penyu, dan pada saat-saat tertentu terutama pagi hari jika beruntung lumba-lumba terlihat beriringan berlompatan di permukaan laut. Tak disangka ternyata pulau menjangan ini terkenal dengan wall diving terbaik di Bali.

IMG_3759

IMG_3725

Anemonegorgonian tablecoral gardeneellion fish, bahkan murray adalah beberapa biota laut yang bisa kita temui di kedalaman antara 3-10 meter. Jika beruntung kita juga bisa melihat penyu, lumba-lumba dan whale shark.

IMG_3643

Tidak hanya melihat alam laut dengan snorkeling atau diving, kita pun dapat menikmati indahnya pantai di pulau menjangan dengan pemandangan kijang – kijang berkeliaran bebas. Tak hanya itu, pulau ini memiliki pura dengan patung Ganesha berwarna putih dan berukuran besar yang terletak disisi barat pulau. Patung Ganesha ini berdiri tepat diatas tebing, indah bukan.

IMG_3283

 

IMG_3533

 

Untuk harga diving disana sekitar 600 ribu untuk dua kali diving, boat, perlengkapan diving dan makan siang. Penginapan disana pun juga beraneka ragam mulai dari kelas backpacker seperti saya dengan harga 80 ribu per orang hingga harga jutaan rupiah per malamnya.

 

Notes :

  • Bila ingin diving di Pulau Menjangan bisa hubungi Bli Dika sebagai Dive masternya : 081238330487 (penginapan pun bisa dibantu dengan Bli Dika)

 

 

 

 

Surga taman laut Indonesia, ya Wakatobi!

“Packing packing..”

Kalau trip sampai 8 hari itu suka pe-er milihin baju yang oke buat foto-foto tapi juga harus milih baju yang bisa digulung biar muat diransel. Yak, selama 8 hari saya akan menjelajah pulau-pulau di Wakatobi dengan rencana 12 kali penyelaman. Oke mari kita mulai, trip ini dengan ala backpacker dan semua sudah saya persiapkan sebulan sebelumnya dengan menghubungi penduduk di Pulau Kaledupa, karena saya memilih untuk tinggal di Pulau Hoga.

Wakatobi sendiri singkatan dari empat pulai besar yaitu Wangi-wangi Kaledupa Tomia Binengko, ibukota kabupaten Wakatobi terletak di Pulau Wangi-Wangi dengan ibukota Wanci. Untuk menuju Wakatobi sebenarnya ada beberapa pilihan yaitu melalui jalur penerbangan Makassar-Bau Bau lalu dilanjutkan dengan naik kapal kayu atau kapal cepat ke Wanci, bahkan ada juga untuk jalur penerbangan dengan  rute Makassar-Kendari-Wanci. Untuk sampai ke Kaledupa-Tomia dan Binengko haru menggunakan kapal kayu atau kapal cepat. Dalam itinerary yang saya buat dimulai dari Bau-Bau-Kaledupa-Hoga-Tomia-Wanci, ya memang tak berurutan sesuai namanya tetapi saya buat sesuai dengan situs menyelam yang diinginkan.

Perjalanan dari Jakarta sekitar pukul 05:45 WIB dan tiba di Bau Bau pukul 11.50 WITA. Perjalanan cukup lama dan sempat berlari-larian di Bandara Sultan Hasanuddin karena waktu pindah pesawat yang cukup mepet *ngos-ngosan* Ketika keluar dari Bandara Betoambari, Bau Bau kami langsung diserbu oleh para ojek, mulai dari ojek motor sampai ojek mobil. Sewa mobil dari Bandara Betoambari ke Pelabuhan Murhum dikenakan tarif Rp 50 ribu.

Kapal dari Wangi wangi menuju Kaledupa

Kapal dari Wangi wangi menuju Kaledupa

Setibanya di pelabuhan Murhum ternyata ada dua pilihan kapal untuk sampai di Pulau Wangi-Wangi,Wakatobi yaitu kapal cepat Cantika yang berangkat jam 1 siang dengan memakan waktu 4 jam atau kapal kayu yang berangkat jam 9 malam yang memakan waktu 10 jam. Tarif kapal kayu dari Bau Bau sampai Wangi-Wangi sekitar Rp 125rb, malam ini saya istirahat diatas kapal menelusuri lautan dengan beralaskan matras di barak kapal *tengah malem berasa ada badai tapi tetep cool tidur daripada mabok laut*

Selamat pagi Pulau Wangi-Wangi! *akhirnya injak daratan* tibalah di pelabuhan Kampung Bajo Wanci dan masih harus melanjutkan naik kapal kayu yang jauh lebih kecil untuk sampai ke Pulau Kaledupa dengan perjalanan 2 jam. Biaya menyebrang ini Rp 50rb  dan sepanjang perjalanan saya duduk di deck kapal, karena di dalam kapal pemandangannya hanya sembako.

Cuma mau bilang, Gelombang laut banda kerennn! *kaya naik rollercoaster*

Sampailah di Pulau Kaledupa, cukup 5 menit naik speedboat sampailah di Hoga. “Oh god, it’s very beauIMG_4658-1tiful!” hamparan pasir yang menggoda dan air lautnya yang super jernih, bikin pengen langsung nyemplung. Meskipun bukan pulau Utama, hoga adalah pulau favorit para penyelam baik dalam negeri maupun luar negeri. Di pulau kecil ini terdapat Marine Research Station yang dikelola oleh Operation Wallacea. Bulan Juni hingga Agustus adalah musim ratusan mahasiswa Eropa dan Amerika berkunjung ke Hoga untuk meneliti biota laut Wakatobi.

Oh iya, sebagai informasi. Disini menggunakan genset dari pukul 6 sore hingga 11 malam, selanjutnya tidak ada listrik. *benar-benar di hutan*. Tapi untuk tarif Rp 100rb per malam cukup bagus dengan pemandangan laut kaya gini.

 

IMG_4526

IMG_4539

Situs penyelaman di Wakatobi jumlahnya hingga 20-an. Beberapa diantaranya menjadi tempat favorit di kalangan penyelam, sebut saja di Pulau Hoga ada situs Pinnacle. Di Pulau Kaledupa ada Karang Kaledupa dan di Pulau Tomia ada Mari Mabuk. Nah, setiap situs memiliki keunikan sendiri seperti Pinnacle, disini karangnya bergunung-gunung dan menjadi tempat habitat ikan barakuda. Ketika saya menyelam di site ini saya bertemu dengan gerombolan ikan barakuda, bahkan saya juga menjumpai banyak pygmy, kuda laut berukuran sangat kecil dengan bentuk yang unik.

animalsSelama 3 hari di Pulau Hoga saya benar-benar merasakan apa itu namanya jatuh cinta. Apalagi dalam sehari saya bisa sampai menyelam di 4 spot. Kebun coral berkontur yang indah banget, belum lagi lalu lalang ikan yang bergerombol warna-warni. It was so amazing! ini bikin gak mau naik ke daratan.

 

Trus cerita seru disini pada saat sedang melayang layang di dalam laut sambil dikelilingi ikan-ikan cantik, saya bertemu dengan arus bawah laut yang membuat saya gak sadar menyelam hingga 40 meter. Benar yang dibilang Wakatobi memiliki atol terpanjang di dunia serta barrier reef terbesar kedua, sedalam 40 meter pun saya belum bisa melihat dasarnya. Ini pengalaman yang menarik di dunia bawah laut.

Biaya disini sekitar Rp 1 juta untuk sehari, dengan 3-4 kali menyelam. Murah kan?

IMG_4538-1

Pulau selanjutnya adalah  Pulau Tomia, gelombang laut menuju kesana cukup tinggi ternyata. Sesampainya di Tomia tanpa basa basi saya langsung nyemplung, wah snorkeling aja indah banget, apalagi diving.

Dibawalah saya ke situs yang menjadi primadona di Pulau Tomia, Mari Mabuk. Di Mari Mabuk, coralnya sangat indah sampai membuat saja tidak mau beranjak dari sana. Begitu juga di situs Table Coral City, rasanya saya ingin teriak di dalam air karena indahnya table coral disini (terumbu karang berbentuk meja).

IMG_4637-1

IMG_4537-1

Selama 2 hari saya menyelam di Pulau Tomia, target selanjutnya kembali ke Pulau Wangi-Wangi untuk menyelam juga. Di Pulau Wangi-Wangi yang menjadi favorit menyelam saya di situs Kapota, Waha dan Sumbo Jetty. Seperti keindahan sebelumnya, terumbu karangnya cantik. Bahkan katanya nih, situs penyelaman Sumbo Jetty sebagai favorit untuk pre wedding underwater. Biaya untuk meyelam disini memang agak lebih mahal dari Pulau-Pulau lainnya, Rp 350ribu untuk sekali menyelam.

IMG_4576

IMG_4550

Untuk penginapan  diPulau Wangi-wangi saya memilih di Wakatobi Bajo Resort, karena tempat ini berada ditengah-teIMG_4647-1ngah Kampung Bajo di Pulau Wangi-Wangi.Ketika membuka jendela kamar saya langsung dapat melihat anak-anak bajo yang bermain sampan, aktivitas perempuan bajo mencari pasir dan ikan. Harga kamarnya cukup mengeluarkan uang Rp 350ribu dengan kamar AC dan Rp 250ribu non AC.

Yang perlu diperhatikan bila photo-1ke Wakatobi adalah jadwal kapal yang hampir setiap harinya berubah-ubah, jadi persiapkan rencana cadangan ya bila kapal tidak berlayar.

 

 

Ternyata keindahan Wakatobi bukan isapan jempol belaka, keindahan alam yang masih terjaga dan harus kita jaga. Sayangi laut mu, sayangi alam mu. I Love Wakatobi!!

IMG_4581Notes :

– Disarankan berkunjung kesana bulan Agustus – Oktober

– Bawalah uang tunai lebih karena ATM hanya ada di Pulau Wangi-wangi saja

– Untuk kontak di Pulau Kaledupa dan Hoga dengan Pak Jufrie : 085395303993

– Untuk kontak di Pulau Tomia dengan Dokter Yudi : 082187877751

– Untuk kontak di Pulau Wangi-wangi dengan Seto : 0811401449

 

Makassar : Rammang-Rammang termasuk World Heritage Site, loh!

Galeri

Galeri ini berisi 5 foto.

Ramang-Ramang, pada saat saya berada di Makassar penasaran dengan daearah apa ini ya? Punya Karst seperti apa ya? Sehabis dari Bantimurung langsung lah saya menuju kesana, berbekal bertanya kepada masyarakat sekitar akhirnya tibalah saya di Maros. Menelusuri jalan yang cukup … Baca lebih lanjut