Pesona sunset di Labuan Bajo

Pelabuhan Labuan Bajo

Pelabuhan Labuan Bajo

Labuan Bajo mungkin masih cukup asing terdengar di telinga kita, tetapi pelabuhan yang terletak di propinsi Nusa Tenggara Timur ini tercatat sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang memiliki pesona keindahan alam yang mengagumkan. Buktinya Labuan Bajo juga terkenal sebagai salah satu tempat favorit bagi para penyelam (diver) untuk melihat langsung dari dekat berbagai koleksi terumbu karang unik nan cantik yang ada di alam bawah lautnya. Beberapa spot di Labuan Bajo juga menawarkan objek untuk snorkeling demi melihat beberapa hewan laut yang jarang kita temui di tempat lain.
Labuan Bajo merupakan sebuah pelabuhan kecil yang cantik di ujung paling barat pulau Flores dan juga merupakan pintu masuk ke Komodo Natinal Park bila menggunakan pesawat.
Keindahan Labuan Bajo lainnya yaitu sunset di pelabuhan ini. Bila kita menikmati sunset di Labuan Bajo maka kita akan disuguhkan pemandangan spektakuler, ketika pulau-pulau kecil yang menghadap ke siluet pelabuhan secara dramatis menciptakan sebuah pemandangan yang dapat membuat mata terpana akan keindahannya.
Tak lengkap bila menikmati keindahan sunset yang indah di Labuan Bajo tanpa ditemani dengan segelas Arak Jingkrak, minuman khas Flores ini menambah kenikmatan tersendiri bila kesegarannya dinikmati bersamaan dengan menikmati sunset di sore hari.
Labuan Bajo menjadi salah satu sunset terindah yang masuk dalam list saya, bahkan belakangan ini Labuan Bajo pun sudah dipromosikan melalui iklan dengan nyanyian Kolam Susu yang menggunakan tagline, “Ayo ke Labuan Bajo!”.
Iklan

Eksotis Pink Beach di Timur Indonesia

pink beach

 

Pantai di Indonesia bagian timur memang sangat indah, salah satunya Pantai Merah yang biasa disebut dengan Pink Beach. Pantai berpasir warna pink sendiri hanya ada 7 di dunia loh dan kita tidak perlu jauh-jauh pergi ke Bahama untuk menikmati keindahan pantai dengan pasir berwarna pink ini, karena  di Indonesia pun ada yaitu di Pulau Komodo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Masyarakat setempat menamainya dengan pantai merah hanya saja wisatawan yang sering berkunjung ke pantai ini menyebutnya Pink Beach. Pink Beach sendiri merupakan salah satu tujuan wisata yang terkenal dikalangan para wisman yang terletak di Taman Nasional Komodo.

Menurut sejarahnya pasir merah di pantai ini terbentuk dari pecahan karang berwarna merah. Tapi banyak yang mengatakan bahwa warna merah atau pink pada karang ini adalah hasil produksi dari hewan mikroskopik semacam amuba bernama Foraminifera. Bila kita mengambil sejumput pasirnya maka terlihat pasir berwarna merah di antara pasir putih.

Keunikan pantai ini bila ombak menyapu pasir dan menariknya, maka warna pasir tersebut berubah menjadi pink tua, sangat indah. Pink Beach juga memiliki keindahan bawah laut yang mempesona dan pemandangan sekelilingnya yang benar-benar membuat kita tercengang. Wahhh memang sangat bagus!!:p

pink beach 1

Ternyata selain warna pasirnya yang unik, Pink Beach juga kaya akan ikan dan terumbu karang. Kurang lebih sekitar seribu jenis ikan, ratusan jenis karang, koral, dan puluhan jenis tanaman sponge hidup di pantai ini. Banyak hard corals dan soft corals yang berwarna-warni dan masih sehat, ditambah lagi banyaknya ikan-ikan hias, seperti clown fish (ikan Nemo), butterfly fish, bat fish dan masih banyak lagi. Karena itulah, pantai ini sangat cocok bagi pecinta laut untuk kegiatan snorkeling dan menyelam.

Dan sebagai informasi, yang perlu diwaspadai pada saat menyelam maupun snorkeling di Pink Beach adalah arus, air laut di sini dikenal memiliki arus yang cukup kuat, yang saya rasakan pada saat snorkeling saja cukup menguras tenaga. Arus kuat ini terjadi akibat adanya pertemuan air laut tropis dari utara dan air laut dari selatan. Makanya, para penyelam harus berhati-hati dan mewaspadai keadaan arus ini.

Temen-temen yang penasaran dan ingin kesana untuk merasakan langsung gimana eksotisnya Pink Beach ini, rutenya cukup mudah kok. Dari Bali kita terbang ke Labuan Bajo lalu menyewa speedboat atau kapal nelayan dari Labuan Bajo menuju Pulau Komodo (Loh Liang). Dari Loh Liang dengan perahu membutuhkan waktu sekitar 30 menit dan apabila melalui jalur darat membutuhkan waktu lebih lama sekitar 4 jam karena bila melalui jalur darat kita harus melewati hutan bakau dan gugusan tebing karang.

Yukk main-main pasir merah, dijamin gak akan terlupakan,, ;p